Minggu, 01 Desember 2013

Boy-nya darimana?

Nama asli saya adalah Steven Luther John Damanik.
Nama tersebut merupakan hasil pemikiran dari Opung, Bapa tua, dan orang tua saya.
Jika melihat secara Alkitabiah, sungguh suatu tanggungjawab yang besar untuk menyandang nama tersebut. Tetapi untungnya bukan itu yang mau saya tuliskan disini.
Selain di sekolah, saya selalu kesulitan membuat orang percaya bahwa nama saya adalah Steven ketika mengenalkan diri. Cukup kesal juga, tampang seperti apa rupanya yang cocok pakai nama Steven?
Karena itu, sejak pertama kali tiba di Jayapura hampir 3 tahun lalu, saya selalu mengenalkan diri saya dengan nama Boy, Boy Damanik, supaya lebih mudah dan tidak perlu repot meyakinkan orang lain. Baik di kantor, maupun di luar kantor.
Bahkan sampai sekarang masih banyak rekan satu kantor yang tidak tau nama asli saya. Hal ini sering menjadi pertanyaan ketika dalam kepanitian kegiatan ada muncul nama 'Steven Luther John Damanik. Selalu saja ada yang tanya, "itu siapa?".
Di sela-sela ngobrol santai dengan rekan kerja lalu muncul lah pertanyaan, "namamu itu Boy nya darimana?".
Mungkin orang tua saya pada saat saya lahir belum menyiapkan nama untuk saya.
Ketika seorang anak lahir pastinya memerlukan nama, setidaknya untuk panggilan untuk dikenalkan kepada saudara dan para tetangga.
Kalau untuk anak laki-laki, nama panggilan umum untuk orang batak pastinya 'Ucok'.
Beruntung, beberapa minggu sebelum saya lahir, ada lahir anak tetangga laki-laki dan sudah diberi nama panggilan 'Ucok'.
Dan orang tua saya mencari nama panggilan lain yang artinya juga anak laki-laki. Dan diputuskan nama panggilan itu adalah 'BOY'. Dan sejak itu orang tua saya selalu memanggil saya dengan nama Boy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar