Sabtu, 07 September 2013

TEMAN



Apa itu teman? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, teman merupakan sinonim dari kawan yang artinya orang yang sudah lama dikenal dan sering berhubungan dalam hal tertentu (bermain, belajar, bekerja, dsb).
Apakah hanya begitu saja?
Menurut saya tidak. Teman memiliki arti yang lebih luas dari apa yang dijabarkan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau Kamus Besar Bahasa negara manapun. Teman bukan sekedar orang yang sudah lama kita kenal, bukan hanya saling mengingat hari ulang tahun, bukan sekedar lama bermain bersama, bukan pula sekedar lama bekerja bersama.
Saya kenal banyak orang, dan sebagian besar pastinya sudah lama kenal. Tetapi tidak semuanya merupakan teman.

Di tempat kerja, walau hampir 3 tahun bekerja bersama, tidak semua orang di tempat kerja saya merupakan teman.


Saya sendiri kesulitan menjabarkan arti teman menurut saya namun saya mencoba menjabarkannya secara sederhana walau tak sesederhana seperti dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.
Teman adalah orang yang akan melakukan apa saja untuk temannya.
Teman adalah orang yang akan memberikan bantuan ketika dibutuhkan bahkan tanpa diminta. Dan ketika diminta bantuannya, dia akan langsung memberikannya tanpa banyak tanya, tanpa kecurigaan, murni kepercayaan. Ketika tidak dapat memberikan bantuan, dengan terus terang dia akan mengatakannya tanpa harus bingung mencari alasan.
Teman adalah orang yang berani dengan tegas menegur sesuatu yang menurutnya salah ataupun tidak pantas dilakukan. Tidak ada rasa segan yang tidak perlu sesama teman.
Teman adalah orang yang berdiri tegak membelamu ketika banyak orang berusaha menjelekkanmu atau menjatuhkanmu.
Teman adalah orang yang bisa memberikan dukungan yang dibutuhkan. 
Teman adalah orang yang bisa menjadikan dirimu pribadi yang lebih baik daripada dirimu yang sebelumnya melalui dukungan-dukungan yang diberikannya.
Teman adalah orang yang memiliki rasa ‘saling’ yang sama denganmu.

Masih banyak lagi kata-kata yang berputar di otak, biarlah itu saya simpan sendiri karena saya tidak mengerti cara menyampaikannya dalam tulisan yang bisa dimengerti orang lain.
Dari penjabaran yang tidak jelas di atas, yang paling penting adalah, kita bisa berteman dengan seseorang jika kita sudah saling menganggap bahwa dia adalah teman. Karena pertemanan bukan hubungan satu arah.
*Tulisan dengan tingkat kecerdasan diambang rata-rata ini disponsori oleh tenangnya mess di sore hari yang panas disertai televisi yang menyala hanya untuk memecah kesunyian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar